Notulensi Pribadi
Kajian: Adab-Adab Dalam Membaca Al-Qur'an
Ahad, 20 September 2020
Ustadz Efendi Anwar, Lc. Al-Hafizh
Adab-adab Lahiriyah
Adab-adab Batiniah
1. Ikhlas
Bacalah Al-Qur'an karena Allah, bukan karena ingin disebut ahli baca Al-Qur'an
2. Bersuci
Hadist: Saya tidak suka berdzikir kepada ALlah azza wajalla kecuali dalam keadaan suci
3. Bersiwak
Hadist: Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya seorang hamba bila bersiwak lalu berdiri mengerjakan sholat, maka berdirilah seorang malaikat dibelakangnya lalu mendengarkan bacaannya dengan seksama kemudian dia mendekatinya (atau dia mengucapkan kalimat seperti itu) hingga malaikat itu meletakkan mulutnya di atas mulut orang membaca Al-Qur'an, maka tidaklah keluar dari mulutnya bacaan Al-Qur'an itu melainkan langsung ke perut malaikat, oleh sebab itu bersihkanlah mulut-mulut kalian untuk membaca Al-Qur'an."
4. Membaca Taawudz
Hadist: Apabila kamu membaca AL-Qur'an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk
-Tujuaanya agar kita bisa khusyuk, tidak terburu-buru, dan tidak mudah mengantuk
5. Membaca dengan Tartil
Hadist: Membaca Al-Qur'an dengan jelas huruf perhuruf
6. Membaca Bersama
Hadist: "Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah ALlah membaca KItabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikelilingi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya." (HR. Muslim, no.2699)
7. Memperindah Irama
Hadist: "Tidaklah Allah mendengarkan sesuatu sebagaimana Dia mendengarkan Nabi-Nya membaguskan bacaan Al-Qur'an dan mengeraskan suaranya." (HR Bukhari 7544, Muslim)
Di zaman Rasulullah, Rasul dapat mengetahui pemilik rumah sahabat-sahabatnya dengan mendengarkan suara bacaan Al-Qur'an pada saat Rasul berkeliling sebelum Shubuh.
8. Menjaga Volume Suara
Hadist: Janganlah sebagian kalian meninggalkan suara melebihi yang lain ketika membaca Al-Qur'an
9. Menjaga Kondisi Tubuh
Hadist: Ketika salah seorang diantara kalian salat malam, kemudian lisannya tidak jelas membaca Al-Qur'an, hendaknya berbaring (istirahat terlebih dahulu), lalu kemudian dilanjutkan kembali
10. Memperhatikan Surat-Surat yang Terdapat Keutamaan
Memberikan perhatian dengan cara surat tersebut sering dibaca, namun tilawah rutin tetap kita jalankan
11. Tidak membaca Al-Qur'an ketika Rukuk dan Sujud
Sujud dan Rukuk adalah tempatnya untuk mengagungkan Allah subhanallahu wa ta'ala, maka tidak membaca Al-Qur'an dalam rukuk dan sujud, yang perlu banyak kita baca adalah doa, karena berdoa dalam posisi rukuk dan sujud lebih mudah dikabulkan oleh Allah subhanallahu wa ta'ala.
12. Sabar
Hadist: “Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim). Orang yg terbata-bata mendapatkan 2 pahala, seiring waktu kita sering membaca, maka kelak insyaaAllah kita akan mahir
13. Khatam Setiap Bulan
Saat ini banyak komunitas yang mewadahi teman-teman untuk mengkhatamkan Al-Qur'an sebulan sekali.
14. Maksimal Satu Hari 10 Juz
Hadist: Dari Ibnu Umar, berkata, tidak faham orang yang khatam Al-Qur'an kurang dari tiga hari.
15. Menangis
QS. Al-Isra' (109): "Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk."
Menangis adalah bentuk interaktif kita bersama Al-Qur'an
16. Berhenti Tadabbur
QS. Shad (29): "(Kitab) ini adalah sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka merenungkan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran (yang baik)"
17. Berdoa Sesuai Isi Ayat
Hadist: "Dari Hudzaifah bin Yaman RA. ...... bahwa Nabi SAW ketika bertemu dengan ayat yang ada tasbihnya, beliau bertasbih, jika bertemu ayat doa, beliau berdoa, jika bertemu ayat minta perlindungan, beliau berlindung."
Sesi pertanyaan:
1. Para ulama tidak mengizinkan membaca Al-Qur'an selain Bahasa Arab, jika belum bisa membaca bahasa arabnya, bisa dimulai dari belajar Al-Qur'an dengan sabar.
2. Meletakan Al-Qur'an di tempat yang paling tinggi (Jangan ada kertas/barang diatas Al-Qur'an)
3. Cara menangani bekas-bekas lembaran yang mengandung ayat-ayat Al-Qur'an bisa dibakar, kemudian abunya dialirkan ke air bersih yang mengalir, atau abunya bisa dicampurkan dengan air sampai tidak terlihat lalu dibuang di saluran air
4. Pakailah aplikasi Al-Qur'an di smartphone yang sudah ditashihkan
5. Memegang mushaf ketika sholat hanya dibolehkan bagi sholat sunnah
6. Jadikan membaca Al-Qur'an sebagai agenda prioritas setelah sholat fardhu
7. Ketika sedang haid, sebagian ulama memperbolehkan wanita tetap membaca Al-Qur'an yang ada terjemahnya, karena komposisi tulisan latinnya lebih banyak dibanding tulisan bahasa arabnya, sehingga kategorinya sudah keluar dari mushaf yang murni
8. Mahad Al-Ustmani

Komentar
Posting Komentar